Membuat catering prasmanan untuk syukuran haji (Walimatussafar) berfokus pada keintiman, kebersihan, dan cita rasa nusantara yang umum disukai. Menu andalan mencakup nasi putih/daun jeruk, ayam goreng mentega/bakar, tumis sayur, sambal goreng ati, dan sup. Prasmanan umumnya mencakup 1-2 jenis nasi, 3-4 lauk, sup, kerupuk, buah, serta makanan pendamping/food stall.
Berikut adalah panduan lengkap untuk merencanakan catering syukuran haji :
1. Rekomendasi Menu Prasmanan Syukuran Haji
Pilihlah menu yang bercita rasa nusantara agar cocok di lidah tamu.
Hidangan Utama : Nasi Putih, Nasi Goreng Kampung.
Lauk Ayam/Daging : Ayam Goreng Mentega, Ayam Bakar, Daging Sapi Lada Hitam, Ayam Gulai.
Lauk Ikan/Udang : Gurame Asam Manis, Ikan Fillet Dori Goreng, Ikan Patin Bumbu Rajang.
Sayuran : Capcay, Tumis Buncis/Wortel, Tumis Jamur Cabe Hijau.
Pelengkap : Sambal Goreng Kentang Ati, Kerupuk, Sambal, Buah Potong.
Menu Pondokan (Food Stall): Sate Ayam, Soto, atau Tahu Isi Kriuk.
2. Tips Pengaturan Prasmanan
Tata Letak: Letakkan piring, peralatan makan, dan serbet di awal meja, diikuti salad/makanan pembuka, sup, dan terakhir hidangan utama.
Penyajian: Gunakan meja dua sisi agar antrean tamu tidak menumpuk.
Jumlah Porsi: Jika tamu diperkirakan 300 orang, hitung kebutuhan catering berdasarkan prinsip seringkali diperlukan porsi ekstra, atau pesan 1.5 – 2 kali lipat jika konsepnya open house santai.
3. Persiapan Catering (Layanan Penuh vs Mandiri)
Layanan Penuh (Recommended): Menggunakan vendor profesional yang menyediakan pramusaji untuk merapikan sajian dan menjaga kebersihan. Bisa menghubungi WA 0812 3248 6661
Mandiri: Menyewa alat catering seperti chafing dish (pemanas makanan) untuk menjaga makanan tetap hangat.
4. Alternatif Lain
Nasi Tumpeng/Kotak: Untuk syukuran yang lebih simpel dan praktis, tumpeng sering menjadi simbol rasa syukur yang berkelas.
Walimatussafar: Acara seringkali dilakukan di rumah, sehingga penataan meja makan bergaya intim (intimate) dengan dekorasi sederhana sangat disarankan.

